Merangkum Setahun - Catatan tentang Pencapaian-Pencapaian



Postingan ini ditulis sebagai bentuk apresiasi terhadap diri saya sendiri hahaha selama satu tahun ke belakang sekaligus catatan dan bahan evaluasi untuk resolusi di awal tahun depan. Sebenarnya saya sudah berniat menulis postingan ini dari akhir tahun lalu tapi tidak begitu yakin akan menulisnya dalam bentuk seperti apa sampai menemukan postingan Raafi dan Bibli yang berjudul 'Kaleidoskop 2016: Sajian Singkat Aneka Peristiwa Perbukuan yang Menimpaku' yang terbit pada 31 Desember lalu. Artikel tersebut membuat saya berpikir untuk menuliskan apa saja dalam postingan ini sekaligus membuatnya dalam bentuk listical. Benar, postingan ini juga dibuat karena terinspirasi oleh artikel senior saya di BBI tersebut.

BBI? Yep, Blogger Buku Indonesia. Entah kenapa sejak awal tahun 2014 saya sangat tertarik dengan komunitas ini. Mungkin karena saya merasa menemukan orang-orang yang satu frekuensi; mereka yang memiliki kecintaan besar terhadap buku sampai mau mengorbankan banyak waktunya untuk membaca, menulis ulasan dan menyebarkan budaya membaca di dunia maya. Kabar baiknya, awal tahun ini pendaftaran kembali dibuka dan saya adalah salah satu anggota baru yang diterima. Oke, saya simpan catatan ini untuk 'Merangkum Setahun' di pergantian tahun 2017-2018.


Sekarang mari kita cek pencapaian-pencapaian apa saja yang menjadi catatan saya selama tahun 2016, ini dia.



Konsisten Menulis di Blog Buku

Saya sudah pernah membuat blog buku pada pertengahan tahun 2014 sebetulnya, ketika kepala saya menemukan bahwa satu-satunya pelarian yang paling membuat saya nyaman adalah buku. Saya cukup banyak membaca buku dan tidak puas hanya mencatatnya di Goodreads. Oleh karena itu, saya mulai membangun Blog Buku dan berencana ikut komunitas tertentu tapi ternyata, alasan paling klasik, Tuhan tidak menghendaki jadi blog buku tersebut tidak lagi dilanjutkan malah saya lupa alamatnya apa.

Hingga awal tahun 2016 ketika saya memutuskan untuk lebih banyak membaca buku dari tahun 2015 yang begitu kering, saya kembali merintis blog buku dengan berbagai aturan. Blog buku tersebut bernama Latest Bookmark, adalah rumah dari artikel yang sedang kalian baca. Meski ada beberapa bulan yang bolong karena kesibukan tertentu tapi saya merasa untuk tahun pertama, blog ini sudah diisi secara konsisten, tentu saja dalam penilaian yang subjektif. Jika dibandingkan dengan blog buku lain, wuihhh, masih kalah jauh. Ahaha. Mari saling berkirim doa agar tahun ini blog ini bisa lebih konsisten menerbitkan ulasan-ulasan dan artikel tentang buku yang berbobot.

---


Bergabung di Storial

Masuk ke pertengahan tahun, entah datang dari mana keinginan untuk menulis tumbuh cukup kuat sampai menjadi salah satu hal yang mengusik kepala saya ketika tertidur. Menulis, entah itu fiksi maupun nonfiksi, adalah hobi lain yang beberapa tahun ke belakang ini sedang coba saya jadikan rutinitas. Tahun ini, hobi tersebut akhirnya mendapat rumah yang lebih cakap dalam memberikan saya semangat untuk terus menulis. Rumah tersebut bernama Storial.co, sebuah platform tempat siapapun bisa menulis.

Sebelum bertemu dengan Storial, saya sudah menjajal beberapa paltform lain tapi tidak ada satu pun yang membuat saya nyaman. Di Storial, saya mendapat hal itu, juga orang-orang yang mau berdiskusi dan berbagi pengalaman. Storial, saya pikir, adalah salah satu batu loncatan.

---


Juara Iv Lomba Menulis

Ini semacam anugerah sebenarnya karena sudah lama saya tidak (ikut) menang dalam sebuah perlombaan menulis fiksi. Terakhir kali itu... hmmm, coba saya ingat-ingat... sekitar pertengahan tahun 2014 sepertinya. Ketika itu saya terpilih menjadi salah satu kontributor antologi buku anak bergenre horror yang diterbitkan oleh Dar! Mizan. Tahun 2016 lalu, hal itu kembali terulang. Alhamdulillah, saya menjadi juara IV lomba menulis yang diadakan oleh Storial.Co berjudul Fiction Writing Competition #Pustaka Digital.

Meski pencapaian ini terbilang 'kecil' untuk orang lain, tapi bagi saya ini semacam titik balik yang membuat mata saya lebih terbuka dalam melihat probabilitas impian saya akan tercapai. Meski tentu masih panjang jalan yang harus saya tempuh, bilang saja ini menjadi satu langkah lebih dekat.

---


Mendapat (cukup banyak) kiriman buku

Ini catatan yang apa banget sebenarnya tapi saya terhitung tidak pernah ikut dalam berbagai event menulis dan membaca di dunia maya pada tahun-tahun sebelum 2016, salah satu hadiah dari even-even tersebut mostly adalah kiriman buku. Banyak cerita lucu soal pencapaian ini sampai pada peristiwa kurir JNE yang sering kesasar tiap mau ke rumah.

Hmm, bisa dibilang ini adalah pencapaian yang ringan-ringan saja tapi menjadi sangat begitu berharga karena semakin banyak buku yang bisa saya nikmati di rumah.

---


Mendaftar ke komunitas Bbi

Dua hari sebelum 2016 tutup usia, saya membuat cuitan yang berisi pertanyaan kapan kiranya BBI open member. Tidak disangka, cuitan ini ternyata sampai pada Divisi Membership BBI dan ditindaklanjuti dengan respons yang terhitung cepat. Saya tambah kagum dengan komunitas ini dan langsung mendaftar via email dan isian formulir ketika mendapat informasi bahwa pendaftaran dibuka dan tada... keputusan akhirnya adalah logo BBI ikut menjadi identitas dari blog ini. Senangnya. Semoga dengan status sebagai anggota BBI, blog ini akan semakin terawat dan up to date.

Dari 365 hari dalam setahun, tentu saja tidak hanya pencapaian-pencapaian positif yang saya berhasil raih. Ada beberapa situasi buruk yang juga saya hadapi dan cukup memalukan jika saya masukkan ke dalam catatan yang bisa diakses oleh banyak orang seperti ini. Biarkan hal-hal tersebut menjadi catatan pribadi saya.

Nggak ada yang nanya juga sih, ya. Haha.

Lalu untuk tahun 2017 ini saya menggantungkan banyak harapan untuk menjadi yang lebih baik dalam berbagai hal, termasuk juga dalam mengelola buku ini. Yang tidak membuat saya sabar untuk 'terus hidup' di tahun 2017 adalah kejutan-kejutan yang Tuhan simpan di setiap kejadian. Selain hal-hal menakjubkan yang terjadi pada tahun 2016 kemarin, saya penasaran hal-hal menakjubkan seperti apa yang akan saya temui di tahun ini.

... am wishing the best.

... la hawla.


Post a Comment

2 Comments

  1. btw kak, nomor ID BBInya bener 1703148? bukan 1701348?

    ReplyDelete
  2. Astaga, kebalik. Harusnya 1701348. Makasih koreksinya, Mbak. Nanti kuedit. 😂

    ReplyDelete