[MONTHLY WRAP UP] What I've Read In January




Jadi bulan Januari tidak terasa sudah berakhir, begitu juga dengan libur panjang kuliah. Selama bulan itu, banyak waktu luang yang bisa saya habiskan dengan membaca novel sambil santai-santai di rumah sementara hari ini saya sudah berada di Bandung dengan segala rutinitas yang akan segera dihadapi. Pyuh, rasanya saya perlu lebih banyak hari libur. Haha. Tapi sebelum euforia karena di bulan Januari saya membaca cukup banyak novel berakhir, saya akan membuat semacam wrap up mengenai buku apa saja yang saya baca selama satu bulan kemarin.

Here they are...

The Heritage by Ghyna Amanda
Harry Potter and The Chamber of Secret by JK Rowling

    Beberapa buku yang berkesan di bulan Januari adalah serial Harry Potter, All You Need Is Love dan A Week Long Journey. Empat novel ini benar-benar bisa membuat saya berdecak kagum entah karena idenya yang menarik, penggambaran settingnya yang terasa nyata, maupuan cara penulisnya merangkai narasi. Saya menjadi pengagum baru Fakhrisina, Altami dan tentu saja JK Rowling.


    Dua serial Harry Potter pertama berjudul Harry Potter and The Sorcerers Stone dan Harry Potter and The Chamber of Secret menjadi buku pertama JK Rowling yang saya baca. Meski sebenarnya saya sudah berminat dengan serial yang fenomenal ini semenjak melihat film pertamanya bertahun-tahun yang lalu tapi baru benar-benar bisa menyelesaikannya sekarang. Cerita Harry Potter secara garis besar bisa dibilang merupakan perjalanan seorang penyihir muda bernama Harry Potter dan kaitannya dengan intervensi si penyihir hitam yang bernama Lord Voldemort. Ketika postingan ini ditulis, saya sedang menyelesaikan buku Harry Potter yang ketiga dan semakin jelas benang merah dari serial ini.

    All You Need Is Love dan A Week Long Journey adalah novel young adult yang sama-sama diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama. Akhir-akhir ini, genre young adult membuat saya kecanduan. Meski pada bulan Januari hanya sempat membaca tiga judul di antaranya. Ada beberapa judul yang minta diselesaikan sebenarnya tapi fokus membaca saya sedang terdistraksi oleh kegiatan PPL.

    Sejauh ini, bulan Januari adalah bulan favorit saya karena pada bulan tersebut saya memiliki banyak waktu luang sehingga bisa lebih leluasa untuk membaca novel. Lalu, bagaimana dengan bulan ini?


    Salah satu teman menulis saya menelurkan buku pertamanya tahun ini dan saya kebagian novel gratis plus tandatangan. Saya masih menunggu novel tersebut sampai di tangan saya. Dia adalah Mbak Diasya Kurnia dengan novel pertamanya yang berjudul Interval. Kami bertemu pada event Kampus Fiksi yang diadakan oleh penerbit DivaPress Januari tahun 2014 lalu.

    Wow, congrats, Mbak. Doakan saya segera menyusul.

    Jadi, di bulan Februari ini saya sudah memiliki beberapa buku untuk dibaca. Beberapa di antaranya adalah buku-buku yang saya beli pada bulan lalu tapi tidak sempat dibaca, atau diselesaikan. Di antaranya adalah; Sabtu Bersama Bapak, Senja yang Mendadak Bisu, Harry Potter and The Prisoner of Azkaban dan beberapa novel lain.

    Pada bulan ini juga saya berencana untuk membuat semacam postingan yang diisi dengan hasil wawancara dengan penulis, penerbit, atau siapapun yang berkenaan dengan dunia kepenulisan dan penerbitan. Konsepnya sudah ada di kepala saya semenjak akhir tahun kemarin, saya masih bingung bagaimana untuk mengeksekusinya. Sementara untuk postingannya sendiri, saya menjadwalkan satu kali sebulan.

    Mulai bulan ini juga saya berniat untuk mengikuti beberapa reading challenge yang tidak pernah berhasil saya  selesaikan selama dua tahun terakhir. Kemungkinan saya akan mengambil tiga reading challenge, yaitu: Young Adult Reading Challenge, FSFD Reading Challenge dan Read and Keep Challenge. Tidak muluk-muluk untuk mendapatkan hadiah, saya hanya berharap semoga tantangan-tantangan tersebut bisa memicu saya untuk lebih rajin membaca dan mereview.

    Kabar buruk, saya belum bisa medaftarkan diri menjadi anggota Blogger Buku Indonesia karena pendaftaran masih ditutup dan sepertinya blog saya terlalu baru untuk dijadikan anggota. Tapi tidak mengapa, toh saya masih bisa membaca dan mereview hasil bacaan saya di sini tanpa menjadi anggota klub mana pun. Mungkin tahun depan saya akan mencoba untuk mendaftar kembali.

    Semoga bulan ini saya bisa mempertahankan aktivitas membaca saya. ^^

    ***



    Post a Comment

    0 Comments