Bicara Soal Tahun 2015

Tidak lebih dari seminggu lagi tahun 2015 berakhir. Ngomong-ngomong soal resolusi buat tahun depan yang segunung, saya jadi tertarik untuk mereview target-target tahun 2015 yang apalah kepelesetnya jauh banget. Apalagi jika melihat dua tahun sebelumnya, pencapaian saya lumayan alhamdulillah dari pada tahun ini.

Pertama, tahun ini target saya rampungin dua novel yang sudah lama ngebangke di laptop. Usaha menuju hal yang mulia tersebut terganggu oleh jadwal kuliah tingkat tiga yang padat minta ampun. Alih-alih karena malas sebenarnya. Alhasil, novel-novel tersebut cuma jadi folder-folder yang bikin sesak memori. Semoga tahun depan bisa diusaikan, sejujurnya saya juga lelah terus menunda-nunda. Apalagi sama naskah bimbingan #KampusFiksi yang keukeuh pengen saya revisi besar-besaran tapi entah kenapa ini tangan berat banget buat mencet-mencet keyboard padahal konsep dasarnya sudah lumayan matang.

Kedua, target baca saya juga melenceng jauuuh sekali. Tahun lalu lumayan banyak novel yang saya baca, oleh karena itu pas awal tahun berani bikin target yang lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Etdah, ternyata nyampe setengahnya pun takde lah. Macam mana ini. Selain budget yang biasanya buat beli novel terpakai buat segala urusan kuliah semacam KKN dan tetek bengeknya, ternyata saya juga malas pinjem novel dari perpustakaan karena yang buku-buku sumber buat proposal skripsi lebih dulu memaksa saya buar mendekat. Meskipun buku-buku tersebut pada akhirnya tidak saya baca juga. Duh, nak! Haha

Itu baru dua target yang melenceng. Tapi yasudahlah, kita tutup saja luka masa lalu. Hayu kita liat apa saja pencapaian tahun 2015 ini yang berhasil membuat hidup saya lebih berwarna!

Pertama, Saya merasa banyak kegagalan di tahun ini membuat saya memiliki tujuan hidup yang lebih jelas di tahun-tahun mendatang. ceilah. Tapi seriusan, rasanya beberapa hal sekarang -di akhir tahun ini- mulai bisa diatur. termasuk mimpi saya untuk menjadi alien seutuhnya, alam mulai memberikan tanda-tanda yang menggiring saya ke arah sana. *abaikan kalimat terakhir ini*

Eh, yang tersebut di atas itu keitung pencapaian nggak sih? anggap saja seperti itu. Haha

Kedua, di tahun ini pertama kalinya saya pergi ke Sawarna dan Semarang. Kedua-duanya untuk tujuan akademik plus liburan. Sawarna dan Semarang sama-sama tempat wisata menarik yang panasnya minta ampun. Mungkin karena sudah cukup lama terbiasa dengan hawa Bandung yang adem. Tinggal beberapa hari saja di Sawarna dan Semarang bikin saya sedikit kapok. Tapi menyenangkan bisa mengeksplore kedua tempat itu.

Ketiga, masih nyambung dengan poin dua di atas. Saya merasa status mahasiswa saya lebih diakui pada tahun ini. Haha. Sebab di tahun ini saya setidaknya pernah melakukan penelitian sekaligus menjadi pembicara di seminar tingkat internasional dengan subjek kebahasaan. Penelitian dilakukan di Sawarna sementara seminar internasionalnya dihelat di Semarang. Wuah, ini adalah dua pengalaman yang benar-benar memberikan saya banyak pelajaran.

Keempat, ini adalah klimaks dari tahun ini... Saya sudah tahu kemana saya akan membawa SKRIPSI saya tahun depan. Ya, semoga tidak meleset dan dipermudah sama yang di Atas.

Terakhir, pencapaian-pencapaian ini tidak akan terlaksana tanpa dukungan orang tua dan teman-teman, haha. Mereka menjadi alasan utama kenapa saya terus memasang target dan berusaha menjadi orang yang lebih baik di tahun-tahun mendatang.

Doakan, saya! Semoga tahun depan banyak target yang tercapai, termasuk wisuda di pertengahan tahun. Hwaitiiinggg! :))



-Shan-

Post a Comment

0 Comments