Ketika Waktu Enggan Menunggu

Waktu adalah sesuatu yang tidak bisa lepas dari kehidupan kita sebagai manusia. Ketika kita berada dalam kandungan, ketika kita lahir, tumbuh dan berkembang menjadi dewasa. Waktu selalu ada mencatat semua kejadian tersebut di dalam ketentuannya. Kapan, dimana, ketika sedang apa dan berapa lama, tak pernah ada yang terlewatkan oleh waktu.  Lantas, pernahkah sobat berfikir waktu itu apa? Maksudnya, apa itu sebenarnya waktu? Kapan waktu dimulai dan akan berakhir?
Bila kita menarik sejarah kebelakang, maka waktu mencatat bahwa manusia telah ada mendiami bumi dari ribuan tahun yang lalu. Namun, itu bukan sebuah permulaan sebab beribu-ribu tahun hingga berjuta-juta tahun yang lalu waktu telah mencatat kapan alam semesta ini dibentuk dan bagaimana caranya serta siapa yang menciptanya. Apabila kita memandang ke depan, maka waktu akan berakhir saat kiamat terjadi. Namun itu pula bukan sebuah akhir dari waktu karena setelah itu, waktu menjanjikan sebuah kehidupan selanjutnya.
Jadi, apabila kita tarik kesimpulan dari keterangan di atas bisa kita tulis bahwa waktu adalah sesuatu yang sulit untuk didefinisikan. Namun pada hakikatnya, waktu adalah sesuatu yang Tuhan ciptakan untuk kita jadikan sebuah pelajaran karena tentu saja penciptaanya bukan untuk disia-siakan. Banyak kegunaan ataupun menfaat yang bisa kita ambil darinya.

Namun, kini permasalahan yang muncul adalah banyaknya orang yang kehilangan waktu mereka. Entah karena banyaknya kesibukan yang mereka miliki atau karena mereka telah enggan untuk bersahabat karib kembali dengan waktu. Namun yang pasti, mereka telah melewatkan sesuatu yang paling berharga untuk manusia. Biasanya orang-orang seperti itu hanya bisa mengeluh dan meyalahkan waktu yang seolah-olah telah enggan untuk menunggu mereka sejenak rehat. Seperti, ‘Aduh, waktu saya telah habis,’, ‘Maaf tetapi memang saya benar-benar tidak mempunya waktu untuk saat ini,’ atau ‘Andai hari ini bisa diputar kembali,’ serta ‘Kenapa waktu bisa begitu sepat berlalu?’
Ada apa dengan waktu? Bukan tetapi ada apa dengan mereka yang tidak bisa memanfaatkan waktu?
Kurangnya pemahaman dan penghargaan pada waktu adalah salah satu factor terjadinya masalah tersebut. Lalu bagaimana caranya agar kita bisa memahami dan menghargai waktu? Berkenalan adalah salah satu caranya. Ada beberapa karakteristik dari waktu yang perlu sobat pahami, yakni:
  1.  Waktu cepat berlalu
  2. Waktu yang berlalu tak bisa kembali diganti
  3. Waktu adalah sesuatu yang termahal yang dimiliki manusia.
Selain itu, yang harus kita ketahui bersama adalah kewajiban kita terhadap waktu, yaitu:
  1.  Menjaga manfaat waktu
  2. Tidak menyia-nyiakan waktu
  3. Mengisi kekosongan
  4. Berlomba-lomba dalam kebaikan
  5. Belajar dari perjalanan hari demi hari
  6. Mengatur waktu
  7. Bagi tiap waktu ada aktifitas tertentu
  8. Memilih waktu –waktu yang istimewa.
Nah, sobat sekarang sepertinya sobat telah mampu mengenali waktu dan mencoba untuk bersahabat karib dengannya. So, apabila telah begitu maka waktu tak akan lagi enggan untuk menunggu. Ya, menunggu!
  
Dengan sedikit perubahan, artikel ini saya ambil dari blog saya yang terdahulu (rekanremaja.blogspot.com)

Post a Comment

0 Comments