Ah, memalukan!


Ternyata banyak sekali hal yang menjadi suka dan duka ketika kita menjadi seorang siswa salah satu sekolah yang letak sekolahnya itu cukup jauh dari rumah kita. Dan itu sering sekali saya rasakan. Saya masih ingat kejadian yang terjadi pagi tadi di perjalanan saya menuju sekolah. Huah, kejadian tersebut sangat memalukan plus membuat saya kembali harus mengoreksi managemen waktu saya. Telat masuk sekolah! Ya, Tuhan! Satu hal yang sangat saya jauhi karena saya tahu apa resikonya jika telat masuk sekolah. Pertama, mendapat satu pelanggaran yang apabila dijadikan kebiasaan, I mean, jika saya melakukannya beberapa kali lagi, semuanya akan diakumulasikan dan saya bisa dapat sangsi tegas dari sekolah. But, fortunately, it's the first time for me in this semester. Kedua, tidak bisa mengikuti pelajaran pada jam pertama.
Dan itu rugi sekali karena bagi saya setiap detik yang saya lewati di kelas dengan mendengarkan pelajaran yang diberikan oleh guru itu penting sekali. Apalagi tadi pelajaran yang saya tidak bisa ikuti selama satu jam pertama adalah pelajaran Kimia. Guess why? Saya tidak terlalu unggul di mata pelajaran tersebut jadi untuk mengimbangi hal itu saya usahakan untuk tidak absen dari jamnya. But, fortunately again, guru mata pelajaran tersebut tidak masuk dan hanya memberikan tugas. Oh, thanks God!
Tetapi dipikir-pikir, sangat menyebalkan sekali juga beberapa hal yang menjadi latar belakang keterlambatan saya ke sekolah :D. Pertama, sebelum berangakat saya harus menyisihkan waktu cukup lama di toilet untuk memenuhi panggilan alam. Ah, entah apa yang terjadi dengan perut saya, yang saya rasakan hanya sakit. Kedua, saya sebenarnya tidak ingin menyalahkan kejadian ini tetapi dipikir-pikir kejadian ini juga yang membuat saya telat masuk kelas. Ya, apalagi kalau bukan tingkah laku para supir plus kondektur angkutan umum! (Peace, Bang!) Coba pikir, ketika jarak saya kesekolah sudah cukup dekat si supir malah turun terus ngobrol dengan seseorang, entahlah ia siapa, tanpa memikirkan saya dan beberapa penumpang lain yang tengah diburu waktu. Hahh, dan akhirnya saya telat masuk sekolah.
Turun dari angkutan umum, saya sudah pasrah dengan apa yang akan terjadi dengan saya di dalam sekolah. Dihukum sudah pasti, dan saya ketika itu bisa merasakan apa yang nanti saya rasakan. Malu! Oh, I cant hide my face. But, fortunately again, ketika memasuki gerbang ternyata yang telat pagi tadi banyak juga. Wah, saya ada temen nih, pikir saya kala itu. Ya, meskipun telat tapi ada temen, so, jadi tidak terlalu malu lah.
Ya, itu cerita mengenai rutinitas sehari-hari saya yang berkaitan dengan dunia sekolah. Saya harap ketelatan tadi hanya satu kali itu saja saya rasakan. Semoga sobat juga tidak mengalaminya, ya! Tapi yang terpenting adalah, pandai-pandailah memanage waktu!
Semangat! :-)

Post a Comment

0 Comments