Sejarah Blog

Blog merupakan singkatan dari weblog, adalah sebuah bentuk aplikasi web yang berisi tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Roger Yim, seorang kolumnis San Francisco Gate pada artikelnya, menuliskan bahwa sebuah Blog adalah persilangan antara diary seseorang dan daftar link di Internet. Sedang Scott Rosenberg dalam kolomnya mengatakan bahwa Blog berada pada batasan website yang lebih bernyawa daripada sekedar kumpulan link tapi kurang instrospektif dari sekedar sebuah diary yang disimpan di internet.
Cikal bakal aplikasi web ini dulunya merupakan diary online yakni diary atau catatan harian mengenai pendapat, opini, dan apapun itu dalam bentuk yang dipublikasikan secara online (menggunakan website). Selain itu juga blog biasanya berisi link-link menuju sebuah halaman website lain yang dianggap menarik. Salah satu pioneer dari  internet-based journalist ini adalah Justin Hal, seorang freelance journalist dari Amerika. Salah satu diary onlinenya waktu itu adalah Justin Links From The Underground.
Pada tahun 1997, Jorn Barger, seorang programer yang juga mengelola website online diary “robot wisdom” menciptakan istilah weblog yang diambil dari kata “logging the web”. Logging bisa diartikan masuk. So, logging the web bisa diartikan “memasuki web”. Korelasinya adalah blogger awal di kala itu merupakan orang yang masuk ke belantara web dan menyortir link-link menarik berdasarkan opininya.
Hingga 1998, baru ada beberapa website yang dapat diidentifikasikan sebagai blog, hingga ketika itu menjelajahi semua weblog masih memungkingkan untuk di lakukan.
Dan baru pada tahun 1999, Peter Merholz menyebutkan istilah weblog sebagai wee-blog, hingga akhirnya dibuat pendek menjadi blog saja. Orang yang mengelola blog kemudian di sebut “blogger”.
Penggunaan blog semakin meningkat pesat ketika satu persatu penyedia layanan pembuatan blog gratis muncul, salah satunya adalah Pitas yang merilis Blogger.com pada Juli 1999. Blogger.com merupakan web service yang memungkinkan orang yang bahkan tidak memiliki kemampuan html sekalipun mampu menciptakan dan mengelola blog.
Di titik ini, blog benar-benar berubah. Bahkan definisi blog mulai bergeser. Blog yang awalnya merupakan kumpulan link yang dikomentari oleh pemilik blog, mulai bergeser menjadi media ekspresi bebas semau pemilik blog yang ditampilkan secara kronologis terbalik.

Sumber:

Post a Comment

0 Comments