Sejarah HTML

HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web, menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah Penjelajah web Internet dan formating hypertext sederhana yang ditulis kedalam berkas format ASCII agar dapat menghasilkan tampilan wujud yang terintegerasi. HTML dibuat oleh kolaborasi Caillau TIM dengan Berners-lee robert ketika mereka bekerja di CERN pada tahun 1989 (CERN adalah lembaga penelitian fisika energi tinggi di Jenewa) dan dipopulerkan pertama kali oleh browser Mosaic. Selama awal tahun 1990 HTML mengalami perkembangan yang sangat pesat. Setiap pengembangan HTML pasti akan menambahkan kemampuan dan fasilitas yang lebih baik dari versi sebelumnya. Namun perkembangan resmi dikeluarkan pada bulan November 1995 oleh IETF (Internet Engineering Task Force). HTML 2.0 ini merupakan penyempurnaan dari HTML+ (1993).
Sebelum suatu HTML disahkan sebagai suatu dokumen HTML standar, ia harus disetujui dulu oleh W3C untuk dievaluasi secara ketat. Setiap terjadi perkembangan suatu versi HTML, maka mau tak mau browser pun harus memperbaiki diri agar bisa mendukung kode-kode HTML yang baru tersebut. Sebab jika tidak, browser tak akan bisa menampilkan HTML tersebut. Beberapa jenis HTML yang terus berkembang diantaranya:
  1. HTML vesi 1.0, HTML ini mempunyai kemampuan antara lain membuat heading, paraghraf, hypertext dll.

  2. HTML versi 2.0 merupakan pionir dari adanya homepage interaktif, HTML jenis ini dapat menampilkan form pada dokumen sehingga kita dapat memasukkan nama hingga pesan.

  3. HTML versi 3.0 menambahkan beberapa fasilitas baru sseperti table namun versi ini tidak bertahan lama karena segera digantikan oleh HTML versi 3.2.

  4. HTMl versi 4.0 HTML ini memuat banyak sekali perubahan dan revisi dari pendahulunya. Perubahan ini terjadi di hampir segala perintah-perintah HTML seperti table, image, link, text, meta, imagemaps, form, dan lain- lain.

  5. HTML 4.01, merupakan subversi dari HTML 4.

  6. ISO/IEC 15445:2000HTML 5,  

  7. HTML versi  5. Hingga saat ini HTML5 masih dalam tahap pengembangan. Adapun kelebihan dari HTML versi ini yakni Elemen Audio dan Video, Elemen Canvas,  Local Storage, dan Web Workers.

Sumber :

Duniaku, dunia blog!

Selamat siang, sobat! Waktu baru menunjukkan pukul satu lebih lima belas menit ketika saya baru saja mengetikkan kata pertama dari postingan ini dalam Microsoft word 2007. Dan saat ini saya tengah berada di laboratorium computer sekolah kebanggan  saya yakni SMAN  2 Tasikmalaya. Tepatnya berada di alamat jalan RE Martadinata no. 261, beberapa ratus meter dari pusat kota.
Langit kota Tasikmalaya lumayan bersahabat hari ini, langit mulai cerah kembali setelah beberapa saat yang lalu hujan yang tidak terlalu besar mengguyur para jamaah dari mesjid yang telah melaksanakan sholat Jum’at
Bagaimana kabar anda hari ini? Tentu kesehatan yang saya harapkan. Namun, apabila kesakitan harus hadir di tengah-tengah kita, saya pikir itu hal yang biasa dalam kondisi cuaca yang tak tentu tahun ini. Saya sendiri merasa baik-baik saja dan selalu menjaga diri untuk sebuah kesehatan yang ternyata sangat mahal.
Apa hobby anda, sobat?
Salah satu hobby yang kini tengah asyik saya geluti adalah blogging. Ya, saya tak menyangka ternyata dunia blog begitu cepat menarik saya menuju kedalam pusarannya. Saya masih ingat kali pertama saya menjadi seorang blogger. Ya, waktu yang saya fikir belum terlalu lama, waktu itu adalah sekitar awal-awal semester dua ketika saya tengah duduk di kelas X ( sepuluh) di SMA tercinta saya ini. Dan sekarang, saya tengah duduk di pertengahan semester pertama di kelas XI di sekolah yang sama.
Pertama sekali saya membuat akun blog adalah di blogger.com. hal itu saya lakukan atas saran seorang teman yang sebelumnya telah mempunyai akun blog juga disana. Dia bilang membuat blog di blogger cukup muda. Tetapi, pertama saya berhadapan dengan yang namanya blog, tetap saja tak tahu  harus berbuat apa terlebih dahulu. Namun ternyata benar istilah learning by doing yang sering orang katakana ketika kita tengah belajar blog. Coba terlebih dahulu baru anda bisa mempelajarinya.
Hmm, sebuah pelajaran yang cukup berarti bagi saya.
Sebenarnya saya telah memiliki blog lebih dari tiga akun di blogger. Cuma, entahlah saya tidak tahu kemana perginya J. Sebagian mungkin hilang karena tak pernah lagi saya pergunakan. Tetapi untuk saat ini, saya mempunyai tiga akun blog yang masih aktif dengan ketiganya yang sebisa saya selalu saya isi dengan tulisan meski dengan jenjang waktu pempostingan cukup lama. Yang pertama alamatnya ashburhann.blogspot.com, bisa dibilang blog ini yang membuat saya tertarik cukup dalam pada dunia blog. Lalu, rekanremaja.blogspot.com, sebenarnya blog ini bukan murni seratus persen milik saya. Blog ini merupakan blog yang saya beserta satu teman saya kelola untuk memenuhi tugas sekolah. And the last one… ya blog yang tengah anda baca ini.
Salam kenal dari saya dan selamat membaca!
Mari kita membantu membangun karakter bangsa yang bertanggung jawab dan penuh inspirasi melalui blog!

Sejarah Blog

Blog merupakan singkatan dari weblog, adalah sebuah bentuk aplikasi web yang berisi tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Roger Yim, seorang kolumnis San Francisco Gate pada artikelnya, menuliskan bahwa sebuah Blog adalah persilangan antara diary seseorang dan daftar link di Internet. Sedang Scott Rosenberg dalam kolomnya mengatakan bahwa Blog berada pada batasan website yang lebih bernyawa daripada sekedar kumpulan link tapi kurang instrospektif dari sekedar sebuah diary yang disimpan di internet.
Cikal bakal aplikasi web ini dulunya merupakan diary online yakni diary atau catatan harian mengenai pendapat, opini, dan apapun itu dalam bentuk yang dipublikasikan secara online (menggunakan website). Selain itu juga blog biasanya berisi link-link menuju sebuah halaman website lain yang dianggap menarik. Salah satu pioneer dari  internet-based journalist ini adalah Justin Hal, seorang freelance journalist dari Amerika. Salah satu diary onlinenya waktu itu adalah Justin Links From The Underground.
Pada tahun 1997, Jorn Barger, seorang programer yang juga mengelola website online diary “robot wisdom” menciptakan istilah weblog yang diambil dari kata “logging the web”. Logging bisa diartikan masuk. So, logging the web bisa diartikan “memasuki web”. Korelasinya adalah blogger awal di kala itu merupakan orang yang masuk ke belantara web dan menyortir link-link menarik berdasarkan opininya.
Hingga 1998, baru ada beberapa website yang dapat diidentifikasikan sebagai blog, hingga ketika itu menjelajahi semua weblog masih memungkingkan untuk di lakukan.
Dan baru pada tahun 1999, Peter Merholz menyebutkan istilah weblog sebagai wee-blog, hingga akhirnya dibuat pendek menjadi blog saja. Orang yang mengelola blog kemudian di sebut “blogger”.
Penggunaan blog semakin meningkat pesat ketika satu persatu penyedia layanan pembuatan blog gratis muncul, salah satunya adalah Pitas yang merilis Blogger.com pada Juli 1999. Blogger.com merupakan web service yang memungkinkan orang yang bahkan tidak memiliki kemampuan html sekalipun mampu menciptakan dan mengelola blog.
Di titik ini, blog benar-benar berubah. Bahkan definisi blog mulai bergeser. Blog yang awalnya merupakan kumpulan link yang dikomentari oleh pemilik blog, mulai bergeser menjadi media ekspresi bebas semau pemilik blog yang ditampilkan secara kronologis terbalik.

Sumber: